Home

Tentang LSI Bogor

PERSPEKTIF

KONTAK

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • Pinterest
  • WhatsApp
  • RSS Feed
  • TikTok
laudatosi-bogor.org

laudatosi-bogor.org

Bumi Rumah Kita Bersama

  • Tentang LSI
  • Artikel
  • Kontak
  • Galeri
  • Profil
Search

Gerakan LSI, Lembaga Pendidikan Katolik Luncurkan Modul Pendidikan Laudato Si

Avatar roffie.kurniawan@gmail.com
roffie.kurniawan@gmail.com
September 12, 2025
Gerakan LSI, Lembaga Pendidikan Katolik Luncurkan Modul Pendidikan Laudato Si

Sentul City (12 September 2025) – Krisis yang mengancam bumi dan kehidupan manusia harus diantisipasi dengan berbagai cara yang melibatkan semua pihak. Salah satu yang cukup mendasar adalah perlunya karakter dan pola hidup peduli bumi, manusia dan segala ciptaanNya yang harus dimulai sejak dini. Untuk itu, pada Perayaan Nasional 10 Tahun Ensiklik Laudato Si, Gerakan Laudato Si’ Indonesia (GLSI) bekerja sama dengan lembaga-lembaga Pendidikan Katolik melalui Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK), meluncurkan Modul Pendidikan Laudato Si’.

Modul Pendidikan Laudato Si’ diluncurkan pada Minggu, 7 September, 2025 di Sentul City, Bogor, Jawa Barat, oleh Uskup Bogor sekaligus Sekretaris Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI) Mgr. Paskalis Bruno Syukur OFM, Bersama Uskup Tanjung Karang Mgr Vinsensius Setiawan Triatmojo.

Mgr Paskalis Bruno Syukur berharap modul atau bahan ajar pendidikan tersebut dapat digunakan murid-murid dan para guru. “Semoga mereka akan bertumbuh dan berkembang menjadi manusia-manusia ekologis dan terus-menerus menjalankan dan melakukan pertobatan ekologis, mencintai Tuhan, mencintai sesama, dan mencintai alam ciptaan,” ujar Uskup Paskalis.

Peluncuran buku tersebut dilaksanakan bertepatan dengan momen Perayaan 10 Tahun Laudato Si’ di Padepokan Voli dan Graha Bina Humaniora, Sentul City, Bogor selama 3 hari, yakni 5-7 September. Kegiatan dihadiri 150 peserta pertemuan nasional animator Laudato Si’ dari 11 Keuskupan seluruh Indonesia.

PERAYAAN EKARISTI HUT KE-10 ENSIKLIK LAUDATO SI – Uskup Bogor Mgr. Paskalis Bruno Syukur OFM, didampingi Uskup Tanjung Karang Mgr. Vinsensius Setiawan Triatmojo memberkati buku Modul Pendidikan Laudato Si’ saat peluncuran Modul LS. Buku Modul Pendidikan Laudato Si kemudian diberikan secara simbolis oleh tim penulis kepada beberapa perwakilan pendidikan Katolik. (Sentul City 07 Sep 2025)

Koordinator Tim Kerja Nasional Gerakan Laudato Si’ Indonesia (TKN GLSI) Cyprianus Lilik K.P. menjelaskan Gerakan Laudato Si’ Indonesia (GLSI) sendiri merupakan gerakan dan jaringan global yang terinspirasi oleh ensiklik Laudato Si’ dari mendiang Paus Fransiskus tahun 2015, sebuah dokumen yang menyerukan kepedulian terhadap lingkungan dan keadilan iklim. GLSI mendorong adanya pertobatan ekologis dan perubahan gaya hidup, menginspirasi dan mengaktifkan komunitas-komunitas untuk merawat bumi, rumah kita bersama, untuk mencapai ‘keadilan iklim dan ekologis’ (climate and ecological justice).

Ensiklik Laudato Si adalah salah satu ensiklik besar yang gaungnya bukan hanya di dalam gereja, tetapi juga di luar gereja, melampau batas-batas konvensional. Laudato Si menjadi pendorong penting bagi gerakan lingkungan saat ini, dan mengundang seluruh umat manusia di planet ini untuk bersama bergerak dalam semangat dialog merawat ibu bumi.

Sr. Vincentia HK, yang menjadi koordinator penyusunan Modul Pendidikan LS tersebut, mengatakan pendidikan adalah pintu masuk yang sangat penting, yang sejak awal menjadi prioritas mendiang Bapa Suci Paus Fransiskus sebagaimana dicantumkan dalam ensiklik Laudato Si’. “Sektor Pendidikan sangat strategis, dalam menyemai benih kesadaran dan praksis ekologis, ruang pembentukan karakter manusia kedua setelah keluarga,” ujarnya.

GLSI sektor pendidikan secara aktif membangun kerja sama dengan Lembaga Pendidikan Katolik melalui MNPK, unit-unit sekolah, yayasan pendidikan Katolik. Dalam proses animasi dan edukasi inilah muncul kebutuhan panduan sistematis dan  materi khusus yang bisa membawa semangat dan nilai-nilai Laudato Si’.

Berangkat dari kebutuhan ini, juga semangat Jubelium dan 10 tahun Ensiklik Laudato Si, GLSI sektor pendidikan, dengan arahan Pater Darmin Mbula OFM, sebagai ketua presidium MNPK, memulai proses pembentukan tim melibatkan guru-guru dari unit-unit sekolah di bawah yayasan. Penyusunan modul pendidikan ini melibatkan 32 guru dari berbagai lembaga pendidikan Katolik, seperti Kanisius, Tarakanita, Ursulin, HK, Strada, dan lain-lain. Penyusunan modul Pendidikan LS ini didukung sepenuhnya oleh Komisi Pendidikan KWI.

“Selama 9 bulan proses dijalani dengan ketekunan dan tak kenal lelah dari para guru, hingga hari ini kita dapat mempersembahkan, modul pendidikan Laudato Si’, di momen 10 tahun ensiklik Laudato Si’,” ujar Sr. Vincentia HK.

Ada 9 topik utama dalam modul pendidikan LS ini, yakni air, tanah, udara, hewan, pohon, tubuh, makanan, rumah, damai. Buku modul ini memberikan pemahaman setiap topik serta ekopraksis yang bisa dilakukan peserta didik. Modul ini jadi panduan yang dapat digunakan atau diterapkan secara fleksibel.

Buku Modul Pendidikan LS terdiri dari 4 buku, yang diperuntukkan bagi jenjang pendidikan TK, SD, SMP serta SMA/SMK. Sr. Vincentia HK mengatakan modul pendidikan LS ini menanamkan karakter kepedulian terhadap lingkunghan. “Ini sebetulnya bukan urusan sekolah-sekolah Katolik. Seluruh sekolah mestinya terlibat. Ensiklik Laudato Si’ kan bukan cuma untuk orang Katolik tapi untuk seluruh bangsa/umat manusia,” ujarnya.

Rm. Darmin Mbula, OFM, Ketua Presidium MNPK, mengatakan dalam artikelnya berjudul ‘Ekopedagogi Cinta Semesta Dalam Spirit Ekologi Integral dari Laudato Si’ yang dimuat dalam buku Berziarah Membangun Harapan Ekologis mengatakan bahwa bahan ajar Laudato si’ lahir sebagai respons nyata terhadap krisis ekologis dan sosial yang diangkat dalam ensiklik Laudato Si’ karya Paus Fransiskus.

Modul atau bahan ajar ini dirancang untuk menerjemahkan semangat integral ecology ke dalam proses pendidikan yang menyeluruh dan transformatif. Ia mengajarkan bahwa manusia, alam, dan Tuhan saling terhubung dalam jejaring kehidupan yang tak terpisahkan. “Oleh karena itu, pendidikan tidak hanya fokus pada aspek kognitif dan teknis, tetapi juga pada dimensi moral, spiritual, dan relasional antara peserta didik dan seluruh ciptaan,” ujarnya.

Bahan ajar ini mendorong peserta didik untuk memahami akar penyebab krisis ekologis, seperti konsumerisme, individualisme, dan ketimpangan struktural, sambil mendorong solusi berbasis keadilan dan keberlanjutan. Melalui studi kasus, proyek lingkungan, dan refleksi spiritual, murid diajak untuk membangun kesadaran ekologis yang menyatu dengan nilai-nilai iman dan tanggung jawab sosial ekologis.

Ciri utama bahan ajar ini, lanjutnya, adalah pembentukan karakter ekologis. bahan ajar ini tidak sekadar mentransfer pengetahuan, tetapi membentuk sikap peduli, empati, dan tanggung jawab terhadap lingkungan dan sesama. Murid dilatih menjadi agen perubahan baik dalam komunitas lokal maupun dalam jaringan global. “Nilai seperti kesederhanaan, keadilan sosial, solidaritas, dan spiritualitas ekologis menjadi inti dari pendidikan ini,” lanjut Rm. Darmin Mbula, OFM. (*)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Featured Articles

  • Agustinus Harsono Terpilih Sebagai Ketua Laudato Si Chapter Bogor

    Agustinus Harsono Terpilih Sebagai Ketua Laudato Si Chapter Bogor

    November 2, 2025
  • Gerakan LSI, Lembaga Pendidikan Katolik Luncurkan Modul Pendidikan Laudato Si

    Gerakan LSI, Lembaga Pendidikan Katolik Luncurkan Modul Pendidikan Laudato Si

    September 12, 2025
  • Perayaan 10 Tahun Laudato Si’ di Sentul City Disisi dengan Seminar, Bazaar & Perayaan Ekaristi

    Perayaan 10 Tahun Laudato Si’ di Sentul City Disisi dengan Seminar, Bazaar & Perayaan Ekaristi

    September 8, 2025

Search

Author Details

www.laudatosi-bogor.org

Ini merupakan website resmi Laudato Si Chapter Bogor, yang merupakan bagian dari Gerakan Laudato Si’ Indonesia (GLSI).

  • X
  • Instagram
  • TikTok
  • Facebook

Follow Us on

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • VK
  • Pinterest
  • Last.fm
  • TikTok
  • Telegram
  • WhatsApp
  • RSS Feed

Categories

  • Laudato Si Bogor (1)
  • Laudato Si Nasional (1)
  • Perayaan 10 Tahun Laudato SI' (1)

Archives

  • November 2025 (1)
  • September 2025 (2)

Tags

HUT10LaudatoSi laudatosibogor laudatosiindonesia LaudatoSimovement

About Us

Laudato Si Chapter Bogor

Laudato Si Chapter Bogor merupakan bagian dari Gerakan Laudato Si’ Indonesia (GLSI) dan gerakan Laudato Si’ global (Laudato Si’ Movement) yang terinspirasi dari Ensiklik Paus Fransiskus Laudato Si’ untuk merawat bumi sebagai rumah bersama dengan menggalakkan pertobatan ekologis, perubahan gaya hidup, dan aksi nyata menjaga lingkungan demi keadilan iklim dan ekologis.

Latest Articles

  • Agustinus Harsono Terpilih Sebagai Ketua Laudato Si Chapter Bogor

    Agustinus Harsono Terpilih Sebagai Ketua Laudato Si Chapter Bogor

    November 2, 2025
  • Gerakan LSI, Lembaga Pendidikan Katolik Luncurkan Modul Pendidikan Laudato Si

    Gerakan LSI, Lembaga Pendidikan Katolik Luncurkan Modul Pendidikan Laudato Si

    September 12, 2025
  • Perayaan 10 Tahun Laudato Si’ di Sentul City Disisi dengan Seminar, Bazaar & Perayaan Ekaristi

    Perayaan 10 Tahun Laudato Si’ di Sentul City Disisi dengan Seminar, Bazaar & Perayaan Ekaristi

    September 8, 2025

Categories

  • Laudato Si Bogor (1)
  • Laudato Si Nasional (1)
  • Perayaan 10 Tahun Laudato SI' (1)
  • Instagram
  • Facebook
  • LinkedIn
  • X
  • VK
  • TikTok

@Laudato Si’ Chapter Bogor 2025 | Designed by rambuwebsitemaker.com

Scroll to Top